31 Ton Beras Untuk Pengungsi Mentawai Belum Terdistribusi

Sebanyak 31 ton beras untuk korban tsunami Mentawai belum bisa terdistribusi karena keterbatasan transportasi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Mentawai Halamoan Pardede di Padang, Kamis (24/3) mengatakan, keterbatasan ini terutama di terjadi di relokasi pengungsi di Pagai Utara.

Disana, jelas Pardede, hanya ada 1 mobil double karbin dan 1 truk milik Non Government Organization (NGO) Church World Service (CWS).

Untuk itu, tambahnya, NGO lain diharapkan bisa membantu permasalahan ini.

“International Organization for Migration (IOM) diharapkan menambah truk di Pagai Utara,” katanya.

Kawasan relokasi Pagai Utara sejauh ini tidak bisa dijangkau oleh transportasi darat dari Sikakap karena terputusnya jembatan di Muara Tekako.

Mama, pemanfaatan jalur laut adalah satu-satunya cara untuk membawa bantuan material dan logistik untuk kebutuhan pengungsi disini.

“Kita berharap ada NGO yang tergerak untuk membuat dermaga terapung di Lokbon Utara, Pagai Utara untuk kelancaran pendistribusian logistik,” ujar Pardede.

Pardede menekankan, bulan April nanti, distribusi diintensifkan di Pagai Utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: