Gunung Sinabung Membuktikan Keaktivannya

Minggu dini hari, (29/8/2010), Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo meletus dan mengeluarkan lava pijar. Hal ini mengejutkan banyak orang, karena terakhir gunung ini meletus tahun 1600 M. Bahkan, para ahli vulkanologi dan masyarakat sekitar memperkirakan gunung tersebut tidak lagi aktif.

Kejutan yang dibuat gunung berketinggian 2.460 meter ini, membuat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan statusnya dari tipe B menjadi tipe A. PVMBG juga merekomendasikan agar penduduk sekitar mengungsi sejauh radius 6 km dari lokasi kawah.

“Status Gunung Api Sinabang dinaikkan sejak Minggu (29/8/2010) pukul 00.10 WIB. Gunung api itu diubah tipenya dari B menjadi tipe A,” kata Dr Surono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, di Bandung.
Menurut Surono, aktivitas letusan dan sifat Gunung Sinabung tidak pernah tercatat sehingga tidak diketahui aktivitas letusannya. Karena letusannya tidak pernah tercatat sejak tahun 1600, Gunung Sinabung dikelompokkan ke dalam tipe B dan tidak dilakukan pemantauan secara menerus.

Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api PVMBG Hendrasto menyebutkan, pemasangan peralatan akan dilakukan untuk memantau gunung api itu. “Selama ini gunung api itu tipe B, tidak dipantau menerus karena tidak ada kegiatan letusan sejak tahun 1600. Namun dengan peningkatan aktivitas Sinabung, PVMBG akan menempatkan posko pengamatan di sana,” kata Hendrasto.

Ia menyebutkan, selama ini gunung api tipe B atau gunung api tidak aktif sebanyak 30 gunung api. Sedangkan gunung api aktif tipe A yang mendapat pengamatan menerus sebanyak 68 gunung api. “Dengan aktivitas Gunung Sinabung, maka jumlah gunung tipe A bertambah satu menjadi 69 gunung api,” katanya.

Saat ini, gunung yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara tersebut masih mengeluarkan kepulan asap dan lava api pijar dari kawahnya. Bahkan, kepulan asapnya menyelimuti sebagian besar Kota Medan.

Akibat letusan ini, diperkirakan sekitar 12.000 penduduk mengungsi ke tempat yang aman.

(Dihimpun dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: